Tak berakar pada satu asal, pernah merambah ragam industri alih-alih mengejar m-shape skill belaka. Kini jarang merangkai kata; kesehariannya mengambang santai dalam hal serba "terkadang"—kadang menonton laga-liga, memutar irama, mengasuh rasa, hingga sekadar menikmati rutinitas biasa.