Oche MC KrikKrik

BANJARNEGARA, indiegigsmedia.com – Oche MC KrikKrik adalah Master of Ceremony pendatang baru di Banjarnegara. Pria kelahiran Banjarnegara, 9 Mei 1994, dengan nama lengkap Rosich Al-Bathsy AS ini mulai memberanikan diri menjadi MC sejak tahun 2013.

“Mulai menjadi MC pertama tahun 2013, tepatnya di acara Hari Ulang Tahun SMA N 1 Bawang, Banjarnegara,” ungkap Oche kepada indiegigsmedia.com saat dihubungi melalui WhatsApp.

Pria kocak yang kadang membuat suasana mendadak sepi karena kalimat-kalimat yang dilontarkan tak bisa diserap oleh orang lain ini menjadikan “MC KrikKrik” sebagai nama panggungnya. Oche mengaku bahwa ada beberapa figur yang ia idolakan dan dijadikan influence. “Ehm… Sule Sutisna, Andre Taulany, dan bapak saya, Anis Tatang Udayanto. Beliau juga teladan saya,” ungkap Oche saat ditanya tentang influence-nya.

Dari panggung ke panggung, Oche mulai menggeluti karier sebagai MC, mulai dari acara komunitas musik, komunitas motor, acara festival kebudayaan, bahkan sering juga menjadi MC dadakan ketika ia sedang manggung atau menjadi crew band di sebuah acara. Ia mengambil alih posisi MC untuk beberapa waktu.

“Kadang tiba-tiba refleks pengin ngomong di mic, apalagi kalau acaranya seru dan yang nonton gampang ketawa,” ungkap Oche.

Untuk nama Oche MC KrikKrik sendiri justru belum lama ia dapatkan. Awalnya berasal dari teman-teman Lantai Dasar (wadah untuk proses) yang sering menggoda ketika Oche sedang menjadi MC. “Krik krik, krik krik” adalah kata yang paling sering diucapkan ketika Oche berusaha membuat penonton tertawa namun belum berhasil.